Pernah ada satu waktu dimana duniaku terpusat pada satu nama.

Pernah ada satu waktu dimana jemariku menari diudara hanya untuk melukis satu nama.


Pernah ada satu jeda masa dimana setiap hela nafasku berisi cinta hanya untuk satu nama.


Pernah ada satu masa dimana aku berpikir aku ada di sana, dihatimu. Seseorang yang kucinta.


Namun lagi, nyatanya aku terjebak dalam harapan pada sebuah kemungkinan.

Aku terus-menerus melangkah diatas ragu sendiri.
Aku tertahan, tepat dipersimpangan asa dan sejuta mimpinya.

Hingga akhirnya ada satu masa dimana waktu diam-diam mengajarkanku mengeja "ikhlas". Sebuah kata ajaib yang membawamu tersapu perlahan bersama iringan awan yang berpulang pada senja. 

Menyentuh setiap tetes hujan serupa upacara perpisahan. Dan entah pada detik ke berapa, bayang suara nafasmu telah terganti oleh tarian dedaunan. 

Indah...


Ah, sungguh tak pernah ku pahami jika melepas bisa begitu melegakan...


Namun yakinku tetap ada, bahwa akan ada masa dimana aku ada disana, dihati sesorang yang ku cinta, walau bukan hatimu, seperti yang pernah ku kira..